Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Solusi Tombol Ajukan Tidak Bisa Saat Pengajuan FUM PIP 2020/2021

 Pengajuan PIP

Cara mengajukan PIP Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021. Pada tanggal 7 September 2020 sesuai surat edaran dengan nomor B-1802/Dt.I.I/PP.03.1/09/2020 telah disampaikan bahwa dalam rangka memaksimalkan bantuan dana melalui Program Indonesia Pintar (PIP) madrasah mulai jenjang MI hingga MA tahun 2020, Direkrorat KSKK Madrasah akan melakukan pendataan siswa berbasis usulan dari madrasah yang dialokasikan khusus siswa baru hasil PPDB Tahun Pelaaran 2020/2021.

Assalamualaikum Wr. Wb, Salam Sejahtera dan Salam Budaya.

Pada artikel yang dituliskan ini akan menyampaikan beberapa cara mengajukan PIP tahun pelajaran 2020/2021 dengan beberapa solusi dari berbagai masalah saat mulai pengajuan FUM PIP, hal ini guna untuk memberikan pengalaman edukasi yang mungkin bisa bermanfaat.

Kriteria Siswa Penerima PIP (Program Indonesia Pintar)

  1. Siswa aktif Madrasah (MI, MTs, MA) yang berstatus yatim/yatim piatu, Anak Berkebutuhan Khusus/ABK yang mengalami rentan miskin dengan dibuktikan Surat Keterangan
  2. Siswa Madrasah yang berasal dari keluarga kurang mampu atau rentan miskin dengan dibuktikan surat keterangan
  3. Siswa madrasah yang memiliki KIP/KKS/PKH dan belum menerima PIP sebelumnya
  4. Siswa yang mengalami dampak bencana nasional akibat COVID-19.

Tahapan Pengajuan PIP Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021

  • Buka browser dan koneksikan dengan internet, kemudian buka link http://emispendis.kemenag.go.id/e-pip/
  • Silahkan Login menggunakan masing-masing akun lembaga yang terkait dengan EMIS
  • Kemudian masuk dan klik menu Pengajuan FUM, selanjutnya pilih kelas 1 dan klik Cek Data
  • Setelah muncul daftar siswa, kemudian arahkan atau geser tabel ke kanan dan klik AJUKAN sesuai siswa yang sudah memiliki kriteria penerima PIP
Pengajuan FUM PIP

  • Kemudian masuk ke menu Daftar Siswa (FUM), setelah cek data apakah sudah benar atau belum, selanjutnya klik menu lihat 👀 , kemudian lengkapi pengisian alasan pengajuan dengan mengunggah berkas bukti 
  • Terakhir adalah klik SIMPAN
Pada dasarnya langkah-langkah diatas saat pengajuan PIP madrasah tentu sangatlah mudah, tapi jika kita sudah masuk kedalamnya, tidak akan semudah itu. Banyak permasalahan-permasalahan yang terjadi. Seiring dengan berjalanna waktu masalah-masalah yang pernah dihadapi oleh sebagian operator adalah 
  1. Pada saat ingin Cek Data pada menu Pengajuan FUM yang terjadi adalah siswa tidak muncul.
  2. Data siswa sudah muncul tapi pada saat klik ajukan sistem tidak bisa merespon aksi tersebut.
Kenapa hal itu bisa terjadi ?. Menurut saya pribadi hal seperti itu sering terjadi di berbagai sistem jika pada sistem tersebut salaing terintegrasi dengan sistem lain. Seperti yang sudah kita ketahui, bahwasanya, Sistem dari e-pip ini telah saling berintegrasi dengan sistem EMIS sebagai server pusatnya. Jadi jika server pusatnya seperti dalam contoh adalah EMIS belum dilengkapi dengan benar maka sistem cabang seperti e-pip ini tidak akan merespon dengan baik. Nah, sekarang bagaimana cara mengatasi kedua masalah tersebut ?. Berikut solusinya ;

Solusi Penyelesaian Pengajuan FUM PIP Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021.

Pertama, Jika data siswa pada saat melakukan aksi Cek Data pada menu Pengajuan FUM tidak keluar data siswanya, solusinya adalah silahkan log out kemudian hapus cache & cookies browsernya kemudian login kembali dan silahkan cek data kembali. Jika masih belum muncul ? Maka jangan lakukan hari ini, lakukanlah keesokan harinya. Karena mungkin data siswa yang sudah aktif di EMIS lembaga belum tercatat aktif di EMIS Kabupaten/Pusat.

Kedua, Jika data siswa muncul tapi tidak bisa melakukan klik ajukan ada beberapa solusinya
  1. Pastikan nama siswa, ayah, ibu dan wali tidak menggunakan tanda petik biasa, melainkan dengan tanda petik yanga ada dibawah tombol ESC di keyboard laptop / komputer.
  2. Jika data siswa sudah terlanjur aktif dan tidak bisa merubah nama tersebut, maka segeralah mengajukan permohonan edit nama siswa di admin EMIS Kabupaten atau Pusat masing-masing daerah.
  3. Jika tidak ada masalah seperti yang tertulis di nomor 1 dan 2, namun tombol ajukan masih tidak berfungsi, solusinya adalah lakukan cek data di akun EMIS masing-masing lembaga, cek data profil siswa, tempat tinggal, informasi ortu, alamat ortu. Pastikan semuanya sudah lengkap terisi susuai panduan.
Nama siswa tidak mengandung tanda petik dan data siswa lengkap tapi kok masih tidak bisa di klik ajukan ?

Pertanyaan diatas adalah permasalah yang pernah saya alami, namun setelah beberapa melakukan percobaan, akhirnya bisa menemukan solusinya. Nah, ini adalah solusi seperti yang pernah saya coba dan berhasil, berikut solusinya

Solusinya adalah Jika memang data siswa benar-benar lengkap sejauh mata memandang, belum tentu lengkap di mata sistem. Nah, seperti yang sudah pernah saya alami dulu, cara saya melakukannya adalah 
  • Buka EMIS Madrasah, Pilih menu Siswa Aktif
  • Cari nama siswa baru yang akan diajukan PIP, kemudian pada menu aksi pilih "ubah profil siswa"
  •  Lihat datanya,, apabila data tidak lengkap maka edit dan simpan dan jika data siswa sebelumnya sudah lengkap, maka tetap lakukan edit siswa kemudian simpan sampai ada alert "simpan berhasil".
  • Masuk ke siswa E-PIP, lakukan login, kemudian masuk ke menu Pengajuan FUM
  • Setelah itu Cek Data, kalau data siswa sudah muncul, cari data siswa yang sudah diedit tadi, kemudian klik Ajukan sampai muncul pesan, "Simpan Sukses"
Pengajuan FUM PIP
  • Terakhir, masuk ke menu Daftar Siswa (FUM) 
  • klik menu lihat 👀 , kemudian lengkapi pengisian alasan pengajuan dengan mengunggah berkas bukti 
  • Terakhir adalah klik SIMPAN
Nah, cara diaatas adalah cara saya mengatasi permasalahan pada saat klik ajukan sistem tidak bisa merespon aksi tersebut. Dan alhamdulillah cara tersebut sudah berhasil dibuktikan dan berhasil. Apabila cara tersebut masih belum bisa, silahkan tanya lebih lanjut ke admin kabupaten masing-masing.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk para Operator Madrasah. Dan semoga berhasil serta berjalan tanpa ada permasalahan yang lebih banyak lagi. Satu kata dari saya "Jangan Lupa Bernafas dan Tetap Bersyukur".

Wassalamualaikum Wr, Wb.
See You Later.
Abdul Muiz Khalimi
Abdul Muiz Khalimi Tertulis sebuah kata yang ditulis oleh Penulis.