Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Menghitung Sub Kriteria pada Metode AHP


Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)

Assalamualikum Wr. Wb, Salam Sejahtera dan Salam Budaya

    Pada artikel ini saya akan menjelaskan tentang bagaimana cara menghitung sub krtiteria pada metode Analytical Hierarchy Process AHP ?. Sub Kriteria adalah sebuah tahapan kedua setelah menghitung AHP untuk menentukan nilai input pada sistem pendukung keputusan (SPK).


    Sebuah artikel lanjutan dari perhitungan sebelumnya yang ada di link diatas, sebelum ketahap perhitungan kalian harus menentukan sub kriteria atau kriteria alternatif dari masing-masing yang ada pada kriteria utama. 

Kriteria utama yang saya miliki adalah (Jumlah Kartu Program, Aset Bergerak, Aset Tidak Bergerak, Jenis Ternak dan Jumlah Penghasilan). Kriteria tersebut didapatkan pada data untuk menentukan calon penerima PKH di suatu Desa. 

Tahapan - Tahapan

    Menentukan sub kriteria dari masing-masing kriteria utama. Cara menentukan bisa juga dibantu dengan seorang ahli atau pakarnya, juga bisa dengan melakukan riset serta observasi pada penerima PKH untuk kasus ang sama.
 
    Contoh Bagian dari Sub Kriteria yang sudah saya tentukan dengan melakukan riset dan observasi dengan membrikan kuisioner pada penerima PKH sebelumnya.

Contoh Sub Kriteria dari masing-masing setiap kriteria utama

Jumlah Kartu program

Kategori

Memiliki 5 Kartu

Sangat Baik

Memiliki 3 - 4 Kartu

Baik

Memiliki 2 - 3

Cukup

Memiliki >1 sampai 2

Kurang

Aset Bergerak

Kategori

Memiliki 1 Aset

Sangat Baik

Memiliki 2-3 Aset

Baik

Memiliki 3-4 Aset

Cukup

Memiliki 4 sampai >5

Kurang

Aset tidak bergerak

Kategori

Tidak Memiliki

Sangat Baik

Memiliki Rumah Lain

Baik

Memiliki Lahan

Cukup

Memiliki Lahan dan Rumah Lain

Kurang

Jumlah Jenis Ternak

Kategori

Memiliki <1 samapi 1

Sangat Baik

Memiliki 1-2 Ternak

Baik

Memiliki 2-3 Ternak

Cukup

Memiliki 4 sampai >5

Kurang

Jumlah Penghasilan

Kategori

= 400000 dan => 600000

Sangat Baik

=> 600000 dan = 1000000

Baik

=> 1000000 dan = 1400000

Cukup

=> 1400000 dan = 2000000

Kurang


Setelah menentukan dari tiap-tiap sub kriteria selanjutnya adalah perhitungan dengan menentukan matrik perbandingan berpasangan dengan menentukan skala setiap elemennya. 

Contoh Tabel Matrik Perbandingan Berpasangan pada Sub Kriteria Jumlah Kartu Program

Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)
  • Setelah menentukan skala selanjutnya adalah normalisasi atau menghitung jumlah setiap baris dengan cara nilai skala dibagi Jumlah.
    • Contoh Perhitungan Baris Sangat Baik.
      • 1 dibagi 1.80952381 = 0.552631579
      • 3 dibagi 4.5333333 = 0.661764706
      • 3 dibagi 7.3333333 = 0.409090909
      • 7 dibagi 16 = 0.4375
    • Lakukan perhitungan yang sama persis pada setiap baris dari masing-masing Sub Kriteria
  • Jumlah semua hasil dari proses diatas untuk menentukan nilai prioritasnya dengan cara Jumlah dibagi 4 (Jumlah Sub Kriteria).
    • Contoh Perhitungan dari hasil normalisasi baris Sangat Baik
    • 0.552631579 + 0.661764706 + 0.409090909 + 0.4375 = 2.060987194
    • 2.060987194 dibagi 4 = 0.515246798
Contoh Tabel Hasil Dari Tahap diatas

Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)
  • Perhitungan Eigen Vector caranya adalah menghitung nilai setiap baris pada Tabel Matrik Perbandingan berpasangan dengan cara nilai skala nilai prioritas dikali nilai Prioritas
    • Contoh Perhitungan Baris Sangat Baik.
      • 1 * 0.515247 =  0.515246798
      • 3 * 0.281597 = 0.844792253
      • 3 * 0.145401 = 0.436202681
      • 7 * 0.05775 = 0.404284232
    • Lakukan perhitungan yang sama persis pada setiap baris dari masing-masing Sub Kriteria
  • Kemudian lakukan perhitungan nilai Sub Prioritas pada setiap barisnya caranya adalah Niliai Prioritas dibagi Nilai Max dari seluruh prioritas.
    • Contoh Perhitungan Setiap Baris 
      • 0.515247 dibagi 0.515247(Nilai Max) = 1
      • 0.281597 dibagi 0.515247(Nilai Max) = 0.546529194
      • 0.145401 dibagi 0.546529194 (Nilai Max) = 0.282196598
      • 0.057755 dibagi 0.112091701 (Nilai Max) = 0.112091701
Contoh Tabel Hasil dari Tahap Diatas

Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)
  • Tahap perhitungan nilai lamda, CI, IR dan CR
    • Contoh Perhitungan lamda adalah Jumlah Nilai Sub Kriteria pada tabel matrik perbandingan berpasangan dikali nilai Prioritas kemudian dijumlah semuanya.
    • (1.80952381*0.515246798) + (4.533333333*0.281597418) + (7.333333333*0.145400894) + (16*0.05775489) =  4.199277773
    • Contoh Perhitungan CI (Consistency Index)
      • (lamda dikurangi jumlah sub kriteria) dibagi (jumlah sub kriteria dikurangi satu)
      • (4.199277773 - 4 ) / (4 - 1) = 0.066425924
    • Contoh Perhitungan RI (Random Indeks)
      •  Jumlah Kriteria (n) Random Indeks
         20,00 
         30,58 
         40,90 
         51,12 
         61,24 
      • Tabel diatas adalah nilai RI dari jumlah kriterianya 
    • Contoh Perhitungan CR (Consistency Ratio)
      • Rumusnya adalah CI dibagi RI 
      • 0.066425924 dibagi 0,90 = 0.073806583
      • Di metode AHP ini Consistency Ratio  bisa diterima apabila nilainya lebih kecil atau setara dengan nilai 0,1.

Demikian Terimakasih sudah percaya dan mau berkunjung semoga bermanfaat dan saya sampaikan satu kata " Jangan Lupa Bernafas dan Tetap Bersyukur".

See You, & Wassalamualikum Wr. Wb



Abdul Muiz Khalimi
Abdul Muiz Khalimi Tertulis sebuah kata yang ditulis oleh Penulis.